Sekitar jam 6 pagi kemarin mba pergi ke TPS 15 dekat rumah, karena tanggal 9 April kemarin pemilu legislatif dilaksanakan. Sebelum berangkat dia sempat cerita pada saya. Semalam, Ayu, anak perempuan satu-satunya yang masih duduk di kelas satu SD tidak bisa tidur. Sampai mba khawatir kalau ada apa-apa dengannya. Belum sempat mba cerita, Mba Helvy -temannya- sudah menghampiri. Terpaksa mereka langsung berangkat, sementara saya masih penasaran mengapa keponakanku yang sholihah itu semalam tidak bisa tidur.
Tidak lama kemudian saya segera mengambil setrika karena pagi ini PR nyetrika saya dari kemarin numpuk, yaach… ada satu keranjang penuh. (Ampuuuun!!! bantuin kek,, ko cuma baca aja!! ).
(Sreek.., Sreek.., !!!)
Ada suara sandal Ayu. Benar, dia menghampiri saya dan mendekat manja.
“Sayang, kata mama semalam dede ngga bisa bobo kenapa?” Tanyaku.
“Ya..” Katanya, “Dede deg-degan Tante”.
“Emang ada apa, Yang?”
“Ya.., hari ini kan pemilu. Kira-kira nanti PKS menang ngga ya..??? Dede takut kita kalah.” Jawabnya serius.
“Ya Allah Nok, kok Dede mikirin pemilu segala? Ngga usah khawatir begitu, kalah menang itu biasa sayang. PKS menang atau kalah, yang penting kita tetep cinta kan??”
“Ya iyaalaaah”. Jawabnya sembari menarik-narik kerudungku..